4.05.2018

KEMUDAHAN AUTO 2000 #LEBIHMUDAH DI #AUTO2000


Pertama-tama menulis artikel ini, sudah pasti mengucapkan puji dan syukur kepadaNya. Hehehe, kenapa? Karena menulis artikel ini dengan senang hati dan riang gembira. Senang hati dan gembira karena urusan merawat mobil keluarga kita dengan mudahnya bersama Auto 2000. Apalagi buat ibu-ibu dengan segudang kegiatan begini (sepertinya sibuk sekali, ya?). Mengatur dan membagi waktu semua urusan dengan sebaik mungkin supaya urusannya bisa dikasih tanda centang semua. Urusan anak memang nomor satu, tapi urusan mobil pasti tidak kalah pentingnya. Bagaimana urusan anak mau aman, kalau mobil tidak aman, kan? Mau antar dan jemput anak berkegiatan, mau belanja kebutuhan rumah demi si anak, gimana kalau tidak ada mobil?

Mobil pilihan keluarga kita, memang dari dulu Toyota. Fanatik atau jatuh cinta? Keduanya! Karena waktu telah membuktikan, Toyota itu sangat handal. Ya handal perawatan, handal pula after sales service-nya. Satu lagi yang saya perhatikan, harga mobil Toyota itu kalau kita jual, pasti harganya masuk di akal.Walaupun mau jual mobil Toyota itu rasanya tidak tega, sudah terlanjur sayang sama mobil itu.


Saya mau berbagi pengalaman di kesempatan kali ini,  bagaimana saya bisa sangat jatuh cinta sama Toyota. Dari pertama kali bisa menyupir mobil, sampai sekarang ini masih pakai Toyota, sungguh menyenangkan kok. Urusan A sampai dengan Z permobilan, dimudahkan sekali dengan kehadiran Auto 2000 ini. 


Pertama, sudah pasti kita membeli mobil di Auto 2000. Sebagai kepanjangan tangan dari Toyota Astra Motor, saya (dan pak suami pastinya) tidak ragu lagi membeli mobil di Auto 2000. Sudah pasti tidak mungkin aneh-aneh (hari jaman now banyak penipuan kan?). Tidak hanya membeli mobilnya saja yang memang lebih mudah di Auto 2000, masih ada kemudahan lainnya. Karena beli mobil di Auto 2000, setelahnya kita mendapatkan garansi dari Astra World selama 5 tahun. Tidak usah khawatir kalau ada apa-apa di jalan sama mobil kita (amit-amit kalau sampai kejadian), pasti ditolong sama Astra World.

Kedua, melakukan perawatan mobil di Auto 2000 ini yang handal sekali. Sistemnya sudah canggih sekali. Kalau boleh dibilang, "Auto 2000 membuat hidup saya lebih mudah". Gimana tidak mudah, coba...?

Mau service mobil?
  • Cukup klik web di auto2000.co.id - bahkan saya melakukannya dari mobile phone saya.
  • Silahkan bikin jadwalnya pada web. Pesan saja hari, tanggal, jam, jenis service yang kita akan lakukan dan lokasi bengkel yang kita tuju. Selesai. N
  • Tunggu konfirmasi dari Auto 2000 perihal pemesanan atau booking service yang telah kita buat. 
Sampai di bengkel Auto 2000, kita nanti akan dilayani sepenuh hati sama petugas. Mulai dari menyambut kedatangan kita, menanyakan keluhan pada mobil (kalau-kalau misalnya ada tambahan permintaan selain yang sudah kita cantumkan pada saat daftar service via web) sampai saran yang harus dilakukan terhadap mobil kita. Hebatnya lagi, sampai kisaran biayanya sudah dapat diperkirakan dari awal. Hihihi... tidak usah meragukan terhadap kualitas barangnya, Auto 2000 hanya menjual spare part asli. Jamin 100% kalau urusan ini. 

Booking Service via Web di Mobile Phone

Ruang Penerimaan Service - Ada Jalur Khusus Kalau Daftar via Web

Tidak usah khawatir, jumlah bengkel Auto 2000 banyak, silahkan sesuaikan dengan bengkel yang terdekat dengan tempat kita berkegiatan (rumah, kantor atau mungkin toko kita). Service mobil pun tidak harus di tempat kita membeli mobil. Namapun jaringan besar, bebas saja mau ke Auto 2000 yang mana. Tidak perlu risau, catatan mobil kita tersimpan dengan baik secara online pada sistem. Service mobil di Auto 2000 cabang manapun, data mobil kita muncul.

Sementara mobil kita diservice, kita bisa menunggu di ruang tunggu - yang menurut saya sangat nyaman. Nah, ini nih salah satunya juga kenapa saya teramat memilih melakukan service mobil di Auto 2000. Ruang tunggu di Auto 2000 udah seperti cafe. Mau minum dan cemilan silahkan ambil, gratis. Wi-Fi pun ada. Mau nonton TV pun bisa (siap-siap ketiduran karena ada sofa-nya juga). View ruang tunggunya bikin makin seru, karena kita bisa melihat area service mobil. Jadi, menunggu mobil diservice tidak akan berasa jenuh, tidak berasa bosan dan bisa menikmati malah. Tidak lagi ada kata malas ke bengkel.

Menunggu di Ruang Tunggu Auto 2000 Puri Kembangan
Menunggu Service Mobil Sambil Bekerja di Ruang Tunggu
Bengkelnya bersih, bisa dilihat dari Ruang Tunggu kita
Charging Station

Ketiga, buat orang sibuk (mungkin tepatnya pelupa) macam saya ini, saatnya service mobil kembali pun diingatkan sama Auto 2000. Kita akan dikirimkan SMS pengingat, jadwal service mobil kita. Hihihi, bengkel mana coba, yang rela mengingatkan kita untuk service mobil pada saatnya? Jadi tidak harus disetiap kali masuk mobil, melihat ODO meter untuk menghitung jadwalnya service mobil. Salah-salah "kebablasan" lupa ke bengkel untuk service rutin. Percayalah, mobil itu yang penting justru pada service rutinnya. Jangan menunggu rusak atau hancur dulu ya, baru bawa ke bengkel... Terlambat dan bisa menangis di pojokan ruang bengkel. 

Coba lihat screenshot saya di bawah ini. SMS ini saya terima setelah beberapa hari sebelumnya saya melakukan service rutin mobil saya di Auto 2000. Setelah service pun, pihak Auto 2000 menindaklanjutinya.  

Bahkan ditanya Jika Ada Keluhan
Keempat, Auto 2000 punya THS alias Toyota Home Service. Kita cukup duduk cantik manis manja, bisa service mobil di rumah atau mungkin di kantor. Tidak perlu repot datang ke Auto 2000, nanti mobil THS datang ke tempat yang kita minta. Pernah nyoba THS kah, Mona? Hohooo... pernah. Waktu itu spion retractable mobil kesayangan rusak tidak mau melipat dan si mbak sedang tidak ada di rumah (mau bawa 3 anak kecil-kecil ke bengkel belum sanggup). Alamaaak... Langsng coba telpon langsung ke Auto 2000, bikin appointment untuk THS dan taraaa... datang lah mekanik baik hati untuk memperbaiki spion retractable saya sesuai dengan lokasi yang saya minta. Sesuatu banget ini, luar biasa.



"Rekam Medis" Mobil Kesayangan Kita

Jadi panjang ya, cerita saya tentang Auto 2000 yang bikin hidup kita ini lebih mudah. Percaya deh, urusan mobil dari A sampai Z ya Auto 2000... Buat yang pakai mobil Toyota, pastikan Auto 2000 bersamamu yaaa....

Ganteng Kesayangan Kita sekeluarga...

3.14.2018

MEDIA SOSIAL DI PASAR

Entah lagi kesurupan mahluk apalah saya ini, tiba-tiba pengen sekali posting sesuatu yang tidak biasa saya posting. Postingan saya kan biasanya tentang pengalaman saya, apa yang sudah saya kerjakan, saya lakukan, kemudian saya tulis dan saya bagikan di blog saya ini. Kali ini berbeda sedikit. Lagi mau posting pandangan saya tentang sesuatu. Jadi mohon jangan di-bully ya, kalau nggak sependapat. Hahaha, udah pesimis duluan gini siy... (Btw, emang lagi nggak punya bahan buat nulis blog ya, sehingga akhirnya menyerah menulis tentang yang lain? - iya banget, bayarin piknik dooonk biar bisa nulis lagi).

Belakangan ini, seringkali di media sosial itu hadir tulisan, meme, atau video yang viral. Topiknya macam-macam banget, salah satu yang lagi ngetrend itu ya tentang pelakor (perebut laki orang?). But no, I don't want to write down tentang si pelakor. Ada lagi topik lainnya tentang ibu-ibu kelas sosialita yang hedon tingkat dewa. Sarapan atau brunch saja di restoran mevvah yang sekali makan bisa habis Rp 200.000 (buat sendiri ya, bukan kayak saya yang jumlah ini bisa buat 4 kali belanja sayur di mamang sayur). Belum lagi topik yang bikin kita senyum-senyum sendiri pas melihat atau membacanya. 

Itulah ya, sosial media. Banyak hal yang bisa dipelajari dari sana. Tergantung kita yang menerimanya seperti apa. Apa yang dilempar di media sosial itu, nggak lebih sama kayak mau milih jenis bahan makanan di pasar. Ada daging, ada ikan dan hasil laut lainnya, ada ayam, ada juga sayuran, ada bumbu, ada buah, ada yang lain-lainnya yang pastinya udah pasti bisa dibeli semuanya (dengan catatan: punya duitnya, ya neng! - saya mah nunggu promo aja lah). 


Berbagai macam bahan di pasar (gambar: https://infonawacita.com)


Terus analogi apa sosial media sama bahan makanan di pasar?


- Sama-sama dijajakan, digelar, semua orang bisa lihat... 

Bener nggak? Informasi atau apapun yang berada di media sosial itu (FB, Path, Twitter, Whatsapp, dan semuanya lah itu) pasti siapapun bisa melihat, bisa menikmatinya walau hanya sekedar lihat atau memandang. Gratis kalau ada wi-fi, kalau punya pulsa sendiri ya alhamdulillah banget. Mau ngebaca, mau nonton video viral, mau lihat meme, tinggal lihat. Mau numpang lihat sama punya temennya juga boleh, asal temennya ikhlas ngasih lihat. 


- Sama-sama boleh dinikmati... 

Iya, semua informasi yang ada di media sosial siapa saja boleh menikmatinya lho. Mau bilang ada batasan umurnya juga sepertinya nggak ngaruh ya, karena anak kecil saja pada udah jao banget pegang smartphone-nya kan? Nah apalagi kalau orangtuanya nggak ngawasin, bablas kan tuh anak-anak pegang smartphone. Semua bisa akses. Bhaaaaay lah... Masih mending sih kalau yang diprotect atau mungkin smartphone oke, no data no wifi. Kelar dah, main game aja... ahahaha!


- Pilih sana sini, jangan salah pilih...

Di pasar, segala macam ada. Yang mahal yang murah. Yang saya butuhkan dan yang tidak saya butuhkan. Yang boleh dimakan dan yang tidak boleh dimakan. Yang bisa dibeli dan tidak bisa dibeli (liat dompet kadang emang suka bikin ngeringis - maunya belanja banyak, duitnya dikit!). Pokoknya silahkan pilih barang - asal sesuai sama kita kan? Sama lah, media sosial juga gitu kok adanya... Silahkan pilih yang sesuai sama saya saja. Makan. Telan. Alhamdulillah... 


- Nggak cocok? Nggak sesuai? Tinggalin saja... 

Liat semua-mua di media sosial, kalau nggak cocok ya bhaaay saja. Itu sudah cukup kok. Di pasar, saya membeli barang yang cocok sama saya. Cocok dari selera dan cocok sama kantong pastinya. Sama juga hal-nya sama media sosial. Lihat saja yang seperlunya cocok sama saya. Nggak cocok nggak perlu dilihat. Lihat pun ya silahkan, tapi jangan dibawa pusing. Itu ibarat mau beli daging sapi, tapi cuma punya duit buat beli ayam. Hempaskan saja niat saya itu - mimpi namanya
.


- Baik dan buruk kita yang pilih... 

Ke pasar, bawa duit udah, bawa catatan udah, tinggal pilih barangnya, bayar, dan bawalah pulang. Asalkan semua sudah cucok, nggak ada masalah kan? Yang pasti bermasalah itu, pasti kalau ada yang nggak cocok - lihatlah beberapa pasutri yang berpisah, pasti awalnya karena "nggak cocok" lagi kan? Ewww, nggak usah beli barang yang nggak bagus di pasar. Sama nih, informasi yang nggak bagus, buang aja. Memang jika banyak mudharat, lebih baik ditinggalkan... Iya nggak?


Saya sendiri, jujur saja, waktu media sosial awal suka memberikan informasi yang sangat royalnya, saya suka pilih yang bukan buat saya. Menikmatinya walau tidak bermanfaat. Kasihan saya, habis waktu menikmati sesuatu yang tidak berguna buat buat saya. Bahkan kadang kok ya malah membawa dampak yang buruk (iyh amit-amit ya...). Tapi waktu berjalan, berubah menjadi lebih baik itu penting sekali, karena sudah banyak jargon yang menyatakan "lebih penting jadi orang baik daripada jadi orang penting". Ya ya ya.. no more sakit hati from media sosial ya... Ini penting buat saya...

Saya melihat banyaknya orang berantem atau ribut via media sosial. Hahaha... ribut kok di media sosial, nggak cucok nih. Mendingan kalau ribut itu ya ketemuan sama orangnya langsung, kalau perlu pukul-pukulan kan? Itu baru namanya gentleman - padahal kan saya ladies yaaah... Eh tapi jujur aja nih ya, waktu saya masih jadi alay di jaman jahiliyah, twit war pernah lho. Nyahahaha! Belum lagi yang kesindir-sindir di media sosial kan? Nulis buat siapa, yang berasa siapa? Akh, media sosial. Makanya, saya mah mending cukup baca dan selesai. 

Jadi... selamat memilah dan milih bahan belanjaan di pasar ya... cari yang kita butuhkan dan cocok sama kita. Yang enggak enak nggak usah diambil, dibeli dan dipikirin... Selamat berkarya daripada pusing...

1.29.2018

TELAT PERPANJANG SIM SEHARI? BIKIN BARU JAWABNYA

Hahaha... udah, jangan terlalu meresapi judul tulisan ini ya. Cukup baca aja sekali, skip lanjut baca isi tulisannya aja. InsyaaAllah bermanfaat... (aamiin). Nggak usah nanya siapa yang telat perpanjang Surat Ijin Mengemudi (SIM). Pokoknya, pesen saya, jangan sampai lupa ya itu tanggal berlaku SIM kita. Mau SIM A, SIM B, atau apapun, pokoknya jangan sampai telat deh. Kalau buka-buka dompet, coba jangan lupa liat sekalian itu periode SIM. Secara kalau KTP sih enak ya, kan nggak ada masa berlakunya alias seumur hidup. Kalo SIM? 5 (lima) tahun sajaaa...

1. Telat perpanjang SIM? Ada batas waktu?
Ini ya, jaman now, ternyata telat perpanjang SIM 1 hari aja, hitungannya sudah harus bikin baru. Entah mulai kapan peraturan ini berlaku, yang jelas, kalau dulu sih masih boleh lewat 14 hari tuh perpanjang SIM. Sekarang nggak bisa. Yah, demikian laporannya pandangan mata. Makanya, jangan kelewat ya, masa berlaku SIM kita.

2. Kalau gitu, datangnya kemana?
Nggak perlu datang ke gerai atau SIM keliling. Percuma, karena akan ditolak. Nah, kalau bikin baru kan ya harus di tempat awal bikin SIM lah. Entahlah apa kepanjangannya, kemarin saya datang ke SATPAS SIM POLDA METRO JAYA yang berada di Daan Mogot sana. Secara kalau di gerai atau SIM keliling itu nggak ada yang buat SIM baru, maka datanglah ke SATPAS SIM wilayah kita.

3. Dokumen yang disiapkan?
Bawa saja dari rumah, copy dari KTP dan SIM lama. Masing-masing jumlahnya 5 lembar saja. Mau copy di SATPAS SIM juga ada kok. Harganya kemarin Rp 5.000 untuk 10 lembar copy-an. Saya sih yakin, kalau copy sendiri bakalan lebih murah harganya diluaran sana. Hihihi... (udah ya, gak usah dibahas panjang disini tentang harga copy-an).


Datang di SATPAS... ini langkahnya...

Pertama - Periksa Kesehatan
Judulnya periksa kesehatan, tapi nyatanya cuma disuruh membaca tulisan yang ada di depan. Duduk di kursi yang sudah disediakan sama petugas di loket kesehatan. Tulisannya emang agak kecil, tapi bisa terbaca. Selesai di loket ini, kita dapat semacam surat keterangan lulus kesehatan, kertas warna merah. Yang jaga di loket ini ada 2 (dua) orang ibu-ibu galak dan menurut saya agak sengak tengil. Pas ada orang salah masuk sini, langsung aja tuh emak-emak ngomel gak karuan (yahilah, orang mana tau siyk kalo dia salah?). Di loket kesehatan ini kita bayar Rp 25.000 (dua puluh lima rebuuu).

Kedua - Bayar Asuransi
Nggak ngapa-ngapain disini selain cuma bayar premi asuransi. Serahin aja 1 lebar copy KTP tadi sama berkas kesehatan yang sudah dicap sama petugas di loket kesehatan. Petugas disini kemarin sih cukup ramah, nggak pakai sombong (kayak di loket sebelah). Wajib nggak sih asuransi? Kayaknya nggak wajib. Tapi nanti ada kemungkinan kalau nggak beli asuransi disini, dipertanyakan pada loket selanjutnya. Males kaaan... ya kaaan? Daripada panjang dan lama, udah beli aja tuh asuransi. Biaya asuransi sebesar Rp 30.000 (tiga puluh rebuuu), kita akan dikasih kartu asuransi dan berlaku selama 5 (lima) tahun.

Proses pemeriksaan Kesehatan dan Loket Asuransi ini berada pada gedung yang berbeda dengan gedung utama SATPAS SIM ya... Lokasi pemeriksaan dan asuransi ini mendekat ke halaman parkir motor. Nah, lanjut deh ya... silahkan menuju gedung utama pembuatan SIM, setelah lolos di kesehatan dan membeli asuransi.

Ketiga - Bayar Biaya SIM
Bilang aja sama petugas loket, mau bayar biaya bikin SIM A baru. Biaya bikin SIM baru sebesar Rp 120.000 (seratus duapuluh ribu rupiah) untuk SIM A (mobil). Kendaraan lain nggak tau kena berapa besar biayanya. Perpanjang juga nggak tau kena berapa. Uang bikin SIM dibayar pada loket BRI di gedung induk, yang masuk ke dalamnya harus pakai ID Card. Abis bayar, nanti kita dapat kuitansinya gitu. Isi deh tuh kuitansi pakai nama kita dan nomor KTP. Hihihi, kenapa ya, nggak langsung aja ditulisin sama petugas Bank disana? Yaudahlah yaaaah... hahahahaa!

Keempat - Ambil Formulir dan Isi Form-nya 
Sudah bayar, langsung aja geser ke dua loket sebelahnya. Ambil formulir dengan menunjukkan bahwa kita sudah bayar di loket sebelahnya. Isi formulir di meja yang sudah disediakan. Oia, jangan lupa ya, bawa peralatan tulis (pensil atau bolpen atau mungkin tip-ex, biar nggak beli disana lagi). Isian nggak terlalu banyak kok. Kalau ada yang nggak ngerti, balik ke loket formulir aja, tanya ke petugas.

Kelima - Daftar Online
Sudah isi formulir? Lanjut aja ke loket pendaftaran online. Saya sebenernya kurang mengerti kenapa disebut Pendaftaran Online - secara saya datang offline kok. Kasih aja berkas kita semua, nanti petugas loket yang akan memasukkan data kita. Disini kita nanti ditanyain, nama, alamat, tanggal lahir, dan nama ibu kandung - buat apa ya nama ibu kandung?. Proses disini sekitar 10 menit. Enaknya sih disini disediakan tempat duduk, jadi kita nggak perlu capek diri. Dari sini, nanti kita dapat macam tiket untuk menuju loket selanjutnya. Ada tulisan nomor loket yang dituju. 

Keenam - Foto dan Tanda Tangan   
Silahkan lanjut ke loket (A - K kalao nggak salah) selanjutnya untuk foto dan tanda tangan. Kemarin saya dapat loket I yang lumayan cukup rame. Jadinya disini itu butuh sekitar 30 menit menunggu sampai nama kita dipanggil. Nanti di depan loket tersebut ada kotak antrian, kita masukkan saja berkas kita, nanti dipanggil.

Antrian Foto dan TTD


Ketujuh - Test Teori
Setelah foto dan tanda tangan, lanjut lagi masukin berkas kita ke loket 47. Di loket 47 ini, nanti kita dikasih tau suruh masuk ke ruang mana untuk ikut ujian tertulis (teori). Masuk aja lah ke ruang kelas ujian, silahkan duduk di tempat duduk yang udah ada, dan memulai ujian. 15 menit adalah waktu untuk mengerjakan soal ujian. Pakai komputer, sodara-sodara. Meuni canggih computernya, keyboard aja di monitor. Saya panik nyariin keyboard, secara adanya mouse doang. Saya geser mouse-nya, nongol deh tuh keyboard di monitor.

Lolos? Alhamdulillah.. Walaupun nilai ngepas, tapi lolos kok tuh saya di ujian teori. Hahaha... ya iyalah, udah puluhan tahun nyupir, kalau nggak lolos mending balik kursus setir mobil aja lagi.  *benerin lengan baju

Di depan ruang tes teori mengemudi


Kedelapan - Test Praktek
Test praktek ini kita menuju ke loket 11 ya. Loketnya berada diluar bangunan induk lokasi proses ketiga sampai ketujuh diatas. Masih satu komplek SATPAS, tapi yang test praktek kan emang di outdoor. Alhamdulillah, kemarin nggak hujan. Kalau pas test praktek hujan, ya ngak tau lagi deh gimana nasibnya. Selesai test praktek dan ternyata dinyatakan lulus. Yihaaa... kelar deh proses bikin SIM A (lama rasa baru).

Lapangan tempat test praktek


Selesai semua proses, tinggal ambil deh tuh SIM A yang telat perpanjang. Loket pengambilan SIM berada di gedung induk.

Tips saya buat yang mau datang ke SATPAS, coba bawa makanan dan minuman yang mungkin kita butuhkan selama disana. Karena sesungguhnya jajan di SATPAS Daan Mogot itu... mahal sekaleeeh, pemirsa... Saya coba kasih gambaran posisi-posisi di SATPAS ya... mudah-mudahan bermanfaat.

Gambaran kondisi di SATPAS SIM Daan Mogot

KEMUDAHAN AUTO 2000 #LEBIHMUDAH DI #AUTO2000

Pertama-tama menulis artikel ini, sudah pasti mengucapkan puji dan syukur kepadaNya. Hehehe, kenapa? Karena menulis artikel ini dengan s...

Popular Post